Mengenal Edho Zell.
- Edho Zell adalah Youtuber dan juga MC yang termasuk dalam 10 besar
Youtuber paling Sukses di Indonesia. Banyak sekali Video hasil karya
Edho Zell yang mampu membuat penontonnya terhibur dan tertawa lepas.
Nama asli Edho Zell adalah Edho Zell Pratama lahir pada tanggal 10 Juli
1991 di Kota Jakarta.
Skippable video ads.
Format iklan ini adalah format yang paling sering digunakan oleh para pengiklan di Youtube. Skippable Video Ads adalah iklan video yang dapat di-skip oleh penonton setelah menonton 5 detik pertama. Seperti non-skippable video ads, skippable video ads
dapat muncul di awal, tengah, atau akhir video konten. Format iklan ini
dapat muncul baik di komputer desktop, laptop, perangkat mobile,
televisi, maupun game konsol. Pembuat konten akan mendapat bayaran
ketika penonton mau menonton iklan selama 30 detik atau hingga selesai
bergantung kesepakatan dengan pengiklan.
Sebelum akhirnya
dikenal sebagai Youtuber dengan jumlah subscribe
(pengikut, red) yang sudah mencapai jutaan orang, Edho Zell ternyata sebelumnya
adalah seorang MC dengan jadwal manggung yang cukup padat. Setelah merasa
sukses dibidang tersebut, dirinya lalu memutuskan untuk menetap di luar negeri.
Sayangnya, dia merasa nggak betahan dan akhirnya kembali lagi ke tanah air dan memulai kembali karirnya dari awal.
Kegemaran
Edho
Zell dengan Youtube dimulai ketika dirinya menonton video ‘Keong Racun’
miliknya
Shinta dan Jojo yang sempat tenar pada masanya. Lalu Edho pun mulai
iseng mengupload
video tersebut di akun Youtube miliknya dengan bahan seadanya sekitar
2006 silam. Siapa sangka video itulah yang mengawali karirnya sebagai full timer di Youtube sejak 2014 silam.
Meski
telah
lama mencoba untuk membangun karir sebagai youtuber, yang saat ini
menjadi karir
yang digemari anak muda saat ini, tapi Edho mengaku memilih fokus untuk
bekerja
di Youtube sendiri sangatlah tidak mudah. Bahkan dirinya mengaku jika
persepsi banyak orang soal gampangnya menghasilkan uang dari Youtube
adalah salah besar.
Edho mengungkapkan
dengan cukup serius kalau penghasilan pertamanya dari Youtube bahkan hanya sekitar
Rp 300 ribu saja. “Saya kasih tahu ya, Youtube itu it’s a very hard career (karir di Youtube itu sangat sulit). Banyak
orang yang pengena jadi Youtubers karena ngejarnya pengen ngeliat kayaknya banyak
duitnya, kayaknya kaya apa segala macam padahal itu benar-benar persepsi yang
salah banget. Setahun pertama di
Youtube, itu bulanan nggak sampe Rp 300 ribu. Itu setahun pertama. Itu udah setahun loh,” ungkap Edho.
Tapi
Edho
tetap mengakui kalau hal itu memang adalah titik awal yang harus dialami
oleh
setiap Youtubers. Karena itulah banyak pula Youtubers pemula yang
akhirnya tidak sabar dan memilih berhenti setelah setahun memulainya
selama setahun.
“Kalau loe konsisten, ya dari 300 ribu naik
lagi, naik lagi. Tapi ya, start awalnya (memang) berat banget. Dulu saya beli
MAC Book buat ngedit itu saya jual motor. Makanya kadang-kadang kalau ada yang
nanya sama saya “Penghasilannya berapa sekarang?” Loe nanya gitu pasti karena persepsi loe adalah pengen cari uang di Youtube which is itu benar-benar
salah banget. Karena kalau loe pengen
cari uang di Youtube, setahun pertama loe
pasti kecewa dan biasanya mundur,” tegasnya.
Dalam menjalankan
karirnya sebagai Youtuber, Edho mengaku tetap punya misi yang jelas. Dalam
artian, tidak sembarang membagikan konten kepada para penontonnya. Salah satu prinsip
yang dijalankannya adalah tetap konsisten membagikan nilai-nilai (positf) kepada semua generasi muda.
“Misi kita
tiap tahun itu berbeda-beda, tapi salah satu value (nilai, red) kita adalah kita pengen sharing value kehidupan pada
generasi muda terutama karena marketnya kita, audiensnya kita ada di sana generasi
muda. Tapi nggak selalu ada pesan positifnya, kadang-kadang hanya menghibur saja karena kita maunya jadi relevan,” ucapnya.
Kini,
Edho memang
terus fokus menjadi Youtuber bersama rekan-rekannya. Tapi bukan berarti
dirinya
lalu harus sombong dan mengaku sukses. Dia menyadari kalau kesuksesan
pekerjaan
dan semua yang dia miliki bukanlah sesuatu yang bisa membuatnya puas.
Bagi Edho sendiri, satu-satunya yang bisa memuaskan hatinya hanyalah
Tuhan.
“Karena gue
ini 20 tahunan saya ada black hole (ruang kosong, red) dalam
diri saya yang saya coba isi pakai pekerjaan, saya isi pakai harta, saya coba
cari jabatan, saya coba cari perempuan, saya coba isi black hole sendiri dalam diri
saya, untuk memuaskan hati ini tapi hati ini nggak puas-puas, selalu kurang,
selalu mau lebih lagi baru saya sadar bahwa black hole dalam diri saya itu cuma
bisa diisi sama sesuatu yang paling besar. Karena itu ruangnya Tuhan,” ucap pria kelahiran Jakarta, 10 Juli 1991 ini.
>
0 Response to "Edho Zell, Ini kisah Kesuksesanya Jadi Youtuber"
Post a Comment